Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Perekrutan Terbaik Manchester United di Zaman Ole Gunnar Solskjaer

Berita Pendek Online - Perekrutan Terbaik Manchester United di Zaman Ole Gunnar Solskjaer, Manchester United terus aktif dalam transfer bursa, terhitung pada musim ini. Raphael Varane dan Jadon Sancho ialah perekrutan besar yang diharap dapat menolong United kembali berjaya. Di zaman Ole Gunnar Solskjaer, Setan merah banyak datangkan pemain teratas.

Perekrutan Terbaik Manchester United di Zaman Ole Gunnar Solskjaer

Bahkan juga, sebagian dari perekrutan Solskjaer sanggup memberinya imbas positif untuk team. Sesudah susah raih gelar dalam empat tahun paling akhir, Ole pasti mengharap dapat menyembahkan piala pada musim ini. Siapa perekrutan terbaik Manchester United di zaman Ole Gunnar Solskjaer.

Perekrutan Terbaik Manchester United di Zaman Ole Gunnar Solskjaer

1. Amad Diallo

Salah satunya perekrutan terbaik Manchester United zaman Ole Gunnar Solskjaer ialah Amad Diallo. Pemain Pantai Gading itu SLOT ONLINE TERBAIK tetap berumur 18 tahun saat dibawa ke Old Trafford. Dipandang mempunyai bakat mengagumkan, Diallo dibawa United dari Atalanta pada harga 21,lima juta euro. Dia ialah investasi periode panjang United.

Dengan kecepatan dan kekuatan menyisir segi sayap, Diallo disebut sebagai penerus Cristiano Ronaldo. Sesudah 1/2 musim kemarin kurang menit bermain, musim ini Diallo siap berkompetisi dengan sayap lain seperti Mason Greenwood dan Jadon Sancho.


2. Edinson Cavani

Manchester United telah dikenali sebagai club yang pintar dalam membawa striker tengah. Ole Gunnar Solskjaer membawa Edinson Cavani dengan gratis dari Paris Saint-Germain musim panas kemarin. Sempat disangsikan, Cavani sanggup menunjukkan dianya sebagai striker kelas atas.

Dia rasakan periode jayanya saat mengenakan seragam Napoli dan PSG. Sekarang umurnya telah mencapai 34 tahun, tetapi kwalitasnya jangan disepelekan. Pada musim pertamanya, striker asal Uruguay ini sukses menggulirkan 17 gol.


3. Aaron Wan-Bissaka

Aaron Wan-Bissaka dihadirkan Manchester United dari Crystal Palace pada musim panas 2019. Dipandang sebagai bek sayap berkualitas, United membawanya pada harga 55 juta euro. Dana itu tidak percuma karena pemain berumur 24 tahun itu tampil lumayan menjanjikan.

Ia kemungkinan sering disangsikan dalam kekuatan menolong gempuran. Tetapi, kekuatannya dalam bertahan tutupi kekurangan itu. Wan-Bissaka sudah memperlihatkan performa bagus saat hadapi tim-tim elite Premier League.


4. Harry Maguire

Manchester United sempat memberinya surprise saat membawa bek pada harga fenomenal. Harry Maguire yang dibawa Ole Gunnar Solskjaer dari Leicester City pada musim panas 2019 menjadikan bek paling mahal di Premier League, bahkan juga dunia.

Waktu itu, United mengambil kantong sejumlah 87 juta euro. Banyak yang memandang jika Maguire tidak dapat tampil stabil. Tetapi, Maguire perlahan-lahan tetapi tentu dapat memperlihatkan kekuatannya, bahkan juga dipercayai sebagai kapten team.


5. Bruno Fernandes

Bruno Fernandes pantas dikatakan sebagai perekrutan terbaik Manchester United zaman Ole Gunnar Solskjaer. Pemain striker tengah asal Portugal itu dibawa United dari Sporting CP pada Januari 2020. Nilai transfernya juga termasuk logis, yaitu 63 juta euro.

Dia tidak perlu waktu yang lama untuk menyesuaikan walau tiba di tengah-tengah musim. Ia telah cetak 40 gol dan 25 assist di Premier League cuman pada SITUS JUDI SLOT sebuah 1/2 musim mengenakan seragam Manchester United. Dengan umurnya yang sekarang baru 26 tahun, United sudah pasti mengharap Bruno terus stabil.

Kritikan Berkualitas Jakmania Buat Persija yang Tidak Segera Tarik Pemain

Berita Pendek Online - Kritikan Berkualitas Jakmania Buat Persija yang Tidak Segera Tarik Pemain, The Jakmania lakukan sebuah cara berkualitas, plus memiliki makna kritikan untuk Persija Jakarta. Mereka menggunggah poster yang terlihat seperti edaran pernyataan di account instagram resminya. Dalam upload itu, terlihat The Jakmania buka lowongan untuk siapa saja pemain professional yang tertarik menjadi punggawa Persija.

 Kritikan Berkualitas Jakmania Buat Persija yang Tidak Segera Tarik Pemain

Didalamnya diikutkan beberapa persyaratan seperti lelaki, berumur di bawah 30 tahun, dan siap ditaruh dimanapun.

Kritikan Berkualitas Jakmania Buat Persija yang Tidak Segera Tarik Pemain

1. Wujud kepedulian Jakmania pada Persija

Ketua The Jakmania, Diky Soemarno, menyebutkan upload AGEN SLOT TERBAIK itu ialah wujud kepedulian supporter ke Persija. Diky menyaksikan, Persija saat ini kesulitan cari pemain baru untuk musim 2021/22 kedepan.

"Ya itu wujud kepedulian kami pada Persija. Sekarang ini kan, kami belum mengetahui adakah pemain baru atau mungkin tidak di Persija. Tidak ada pengakuan dari faksi club," tutur Diky saat dikontak IDN Times, Senin (4/7/2021).


2. Jakmania ingin tolong Persija mencari pemain

Selanjutnya, Diky menyebutkan ini sebagai langkah The Jakmania menolong Persija dalam rencana cari pemain baru. Apa lagi, Persija barusan ditinggalkan beberapa pemain bintang ke club lain. Sebutlah saja Marc Klok yang seberang langsung ke Persib Bandung.

"Maka sebagai faksi yang paling setia dan cinta pada Persija, kami coba menolong club untuk cari pemain baru. Karena Persija kan ditinggalkan beberapa pemain," tegas Diky.


3. Persija banyak kehilangan pemain

Beberapa bulan akhir, Persija memang kehilangan beberapa pemain. Terdaftar, telah ada 11 pemain yang memilih untuk akhiri kerja-sama dengan Persija. Antiknya, umumnya pemain ini keluar ke Liga 2.

Shahar Ginanjar, M Rafli, Resky Fandi, dan Hamra Hehanusa, memilih untuk keluar ke Dewa United. Alfath Faathier, Heri Susanto, dan Kode Sute, pindah ke Tepat Solo, sedang Sutan Zico tergabung ke AHHA PS Pati FC.

Ada pula beberapa pemain SLOT ONLINE TERBAIK yang berpindah ke sama-sama club Liga 1, seperti Marc Klok (Persib Bandung), Evan Dimas (Bhayangkara FC), dan Feby Eka Putra (Arema FC). Persija baru datangkan Yann Motta sebagai amunisi baru untuk musim 2021/22, plus pelatih Angelo Alessio.

Penyerang Premier League dengan Assist Paling banyak Musim Ini

Berita Pendek Online - Penyerang Premier League dengan Assist Paling banyak Musim Ini, Premier League Inggris musim 2020-21 pada akhirnya selesai. Tiap club sudah menuntaskan 38 laga, dan Manchester City keluar sebagai juara sesudah kumpulkan point paling banyak.

Sementara di daftar top scorer, Harry menjadi yang paling tajam karena koleksi 23 gol selama musim ini. Tetapi tidak cuman daftar pembuat gol, daftar pembikin assist paling banyak juga memikat buat dibaca.

Penyerang Premier League dengan Assist Paling banyak Musim Ini

Dari daftar itu, rupanya ada nama beberapa striker yang sukses membuat banyak assists. Dikutip situs sah Premier League, berikut 5 penyerang Premier League dalam jumlah assists paling banyak musim ini.


1. Harry Kane (14 assist)

Status paling atas daftar assists paling banyak musim ini rupanya dihuni oleh Harry Kane. Selainnya membuat 23 gol, striker asal Inggris ini sukses membuat 14 assists di Premier League musim ini. Dengan begitu, SLOT ONLINE TERPERCAYA secara keseluruhan Kane turut serta dalam 37 gol Spurs di Premier League.

Penyerang Premier League dengan Assist Paling banyak Musim Ini

Jumlah itu sama dengan 54 % gol Tottenham di Premier League musim ini. Menyaksikan kontributor yang demikian besar semacam itu, Spurs tentu akan kehilangan Kane bila dia keluar pada transfer bursa panas musim ini sama seperti yang dikabarkan. Sedang untuk club yang kelak memperolehnya, Kane bakal menjadi asset yang mengagumkan di baris depan.


2. Heung Min Son (10 assists)

Rekanan duet Kane di baris depan, Heung Min Son, rupanya sebagai penyerang dengan assists paling banyak ke-2 di Premier League musim ini dengan 10 assists. Musim ini adalah musim paling produktif untuk Son di Premier League, dengan 17 gol dan 10 assists. Tetapi sesungguhnya jumlah assists paling banyak ia bikin pada musim kemarin, yakni 11 assist.

Striker asal Korea Selatan ini juga memperjelas statusnya sebagai salah satunya pemain Asia terbaik yang pernah bermain di Premier League. Namun, Son kemungkinan kehilangan rekannya di baris depan bila Kane benar-benar keluar. Son sendiri masih mempunyai kontrak sampai 2023 dan kemungkinan tetap bertahan di dalam Spurs musim depan.


3. Jamie Vardy (9 assists)

Selanjutnya ada Jamie Vardy, penyerang Leicester City yang sukses membuat 9 assists untuk lengkapi koleksi 15 golnya di Premier League musim ini. Telah berumur 34 tahun, Vardy menunjukkan jika usia tidak batasi andilnya di atas lapangan.

Bahkan juga di gelaran Piala FA, dia ikut bawa Leicester menjadi juara untuk pertamanya kali sejauh riwayat. Tetapi sayang, Vardy sendiri tidak berhasil bawa Leicester finish di empat besar Premier League dan maju ke Liga Champions.

Di minggu paling akhir, The Foxes kalah atas Tottenham hingga harus senang duduk di rangking ke-5. Tetapi minimal Leicester bisa bertanding di Eropa musim depan, persisnya di Europa League.


4. Marcus Rashford (9 assists)

Penyerang Manchester United, Marcus Rashford, ada di posisi seterusnya dengan sumbangsih 9 assists di Premier League musim ini. Masalah gol, catatan Rashford di liga memang tidak terlampau spesial, yakni 11 gol. Tetapi kurang lebih itu dikarenakan oleh dia seringkali bekerja dari segi sayap musim ini.

Catatan 9 assists sekaligus juga menentang cap egois yang kerap dilekatkan kepadanya karena dia sering lama-lama menggenggam bola. Tetapi sayang, kontributor Rashford belum juga sanggup bawa MU akhiri puasa piala Premier League semenjak 2012/13.


5. Timo Werner (8 assists)

Dan di posisi ke-5 ada nama yang kemungkinan mengagetkan untukmu, yakni Timo Werner. Ya, siapa ngomong Werner ialah pembelian tidak berhasil Chelsea musim ini, karena faktanya dia sukses membuat 8 assist di Premier League. Walau cuman cetak enam gol di liga, tetapi minimal Werner ikut menolong beberapa rekannya cetak gol sampai The Blues finish di empat besar.

Tetapi memanglah tidak dapat disangkal jika Werner sering memiliki masalah dengan penuntasan akhir pada musim ini. Berulang-kali AGEN SLOT TERPERCAYA dia tidak berhasil menuntaskan kesempatan emas yang semestinya gampang dilakukan striker kelas dunia. Musim depan, penggemar The Blues tentu mengharap Werner dapat semakin tajam agar Chelsea dapat kembali berkompetisi memenangkan piala Premier League.

Itu 5 striker Premier League yang sukses menulis assist paling banyak di Premier League musim ini. Bagaimana, apa striker favoritmu masuk daftar ini?

Pemain Tim nasional Indonesia yang Dinaturalisasi dari Belanda

Berita Pendek Online - Pemain Tim nasional Indonesia yang Dinaturalisasi dari Belanda, Di zaman sepak bola kekinian, banyak timnas satu negara yang menaturalisasi pemain dari negara lain, terhitung Indonesia. Tidak terhitung seberapa banyak pemain luar yang akhinya memperoleh status WNI dan dapat mengenakan seragam timnas merah-putih.

Dari beberapa negara, PSSI nampaknya suka menaturalisasi pemain dari Belanda karena ada hubungan bersejarah.

Pemain Tim nasional Indonesia yang Dinaturalisasi dari Belanda

Dahulu, ada Arnold van der Vin yang di-claim sebagai pemain naturalisasi pertama. Lantas, siapa pemain naturalisasi asal Belanda di zaman saat ini?

Pemain Tim nasional Indonesia yang Dinaturalisasi dari Belanda

1. Raphael Maitimo

Raphael Maitimo ialah pemain Game Live Casino naturalisasi asal Belanda yang cukup populer di Indonesia. Saat sebelum mengenakan seragam merah putih, pesepak bola kelahiran Rotterdam ini sesungguhnya sempat pernah perkuat Tim nasional Belanda U-17 di tahun 1999 bersama Arjen Robben.

Di Tim nasional Indonesia, Maitimo adalah pemain naturalisasi untuk gelaran Piala AFF 2012. Saat itu, di tingkat club, pemain tengah kelahiran 1984 ini sempat pernah bela Partner Kukar, Sriwijaya FC, Persija, Arema, Persib, Maudara United, dan Persebaya.


2. Jhonny van Beukering

Kecuali Maitimo, pemain kelahiran Belanda yang lain yang dinaturalisasi untuk perkuat Indonesia di AFF Cup 2012 ialah Jhonny van Beukering. Berposisi sebagai striker, van Beukering saat itu justru kerap duduk di kursi cadangan dibanding bermain.

Banyak yang menjelaskan jika PSSI salah mengambil pemain ini. Masalahnya bentuk badan van Beukering dipandang gemuk untuk ukuran pemain professional. Setelah bermain untuk tim nasional, tidak ada satu juga club asal dalam negeri yang ketarik menggunakan tenaga pemain ini.


3. Tonnie Cusell

Sama nasib dengan van Beukering, profesi Tonnie Cusell di Tim nasional Indonesia juga tidak berkilau. Dinaturalisasi untuk keperluan Piala AFF 2012, dia tidak berhasil memberi kontributor penting. Bahkan juga, selama setahun itu, dia terdaftar hanya 2x tampil bersama Indonesia.

Di tingkat club, Cusell sempat pernah meniti karier dengan bela Barito Putera. Tetapi, dia tidak tahan lama di team asal Kalimantan itu. Masalahnya Cusell dipandang kerap melakukan tindakan indispliner dan tidak serius saat latihan. Pada akhirnya, club memilih untuk menendangnya.


4. Diego Michiels

Diego Michiels bisa disebutkan sebagai pemain naturalisasi asal Belanda yang cukup terkenal di Indonesia. Berposisi sebagai full-back, Michiels menjadi anggota Tim nasional Indonesia U-23 di ajang Sea Game 2011 dan Sea Game 2013.

Sayang, tingkah laku Michiels di luar lapangan yang kerap tidak termonitor punya pengaruh dalam jumlah caps-nya untuk tim nasional. Dia tidak berhasil jadi sisi team di gelaran Piala AFF 2012 karena terganjal kasus pukulan di club malam yang membuat masuk bui.


5. Sergio van Dijk

Pemain kelahiran Assen ini punyai rekam jejak lumayan hebat saat bertanding di Liga Australia. Van Dijk terdaftar pernah jadi top scorer A-League musim 2010/2011 saat bela Adelaide United. Lantas, pada Februari 2013, dia putuskan pindah ke Indonesia untuk perkuat Persib Bandung.

Keputusan van Dijk mengenakan seragam Team Maung Bandung ialah karena dia berkeinginan untuk bela Tim nasional Indonesia. Masalahnya van Dijk sudah memperoleh status WNI pada Juli 2010. Dia pada akhirnya kiprah untuk Team Merah Putih di tahun 2013 dalam pertandingan kwalifikasi Piala Asia 2015.

Pelatih Asing yang Sanggup Menyumbang Piala untuk Chelsea

Berita Pendek Online - Pelatih Asing yang Sanggup Menyumbang Piala untuk Chelsea, Chelsea barusan menendang Frank Lampard dari kedudukannya sebagai manager. Lampard harus pergi dari club susul perform jelek club akhir-akhir ini.

Perform Chelsea di Premier League sekarang ini memang jauh dari kata memberikan kepuasan. Mereka cuman menang 2x dalam delapan laga terakhir kalinya. Hasil itu membuat Chelsea tersuruk di rangking sembilan klassemen dengan koleksi 29 point. The Blues sekarang ketinggalan 11 point dari Manchester United yang menempati status pucuk.

Sesudah menggunakan pelatih Inggris (Lampard), sekarang Chelsea akan kembali memakai pelatih asing. Beritanya, Chelsea akan menunjuk Thomas Tuhel sebagai juru strategi yang baru.

Pelatih Asing yang Sanggup Menyumbang Piala untuk Chelsea

Tuhel beritanya telah capai kata setuju menjadi pelatih baru Chelsea. Informasi resminya Game Slot Online akan dilaksanakan dalam kurun waktu dekat. Sepanjang dipegang Roman Abramovich, Chelsea memang lumayan kerap memakai pelatih asing. Hasilnya, cukup banyak yang sukses menyembahkan gelar. Berikut beberapa pelatih asing yang sukses di Chelsea pada zaman Roman Abramovich.

Pelatih Asing yang Sanggup Menyumbang Piala untuk Chelsea

Jose Mourinho

Jose Mourinho menggarap Chelsea dalam dua masa. Yang pertama di tahun 2004, di mana dianya barusan bawa Porto memenangkan Liga Champions.

Zaman kepimpinan pertama Mourinho di Chelsea cuman bertahan sepanjang tiga musim. Lantas, dia balik ke Stamford Bridge di tahun 2013 walau dianya harus kembali dikeluarkan di tahun 2015.

Mourinho Dapat disebutkan sebagai salah satunya pelatih paling sukses Chelsea di zaman Roman Abramovich. Keseluruhan delapan piala dia sembahkan, yang tiga salah satunya berawal dari gelaran Premier League.

Guus Hiddink

Guus Hiddink dipilih jadi pelatih sementara Chelsea pada 2009. Dia tiba ke Stamford Bridge untuk gantikan Luiz Felipe Scolari yang dikeluarkan.

Hiddink cuman pimpin Chelsea sepanjang 3 bulan. Walau demikian, pria dari Belanda itu sukses menyembahkan piala FA Cup.

Hiddink balik ke Stamford Bridge di tahun 2015, kembali lagi dengan status pelatih interim. Gantikan Jose Mourinho, Hiddink kesempatan ini gagal memenangi gelar.

Carlo Ancelotti

Saat sebelum ke Chelsea pada tahun 2009, Carlo Ancelotti rasakan pengalaman yang menyenangkan bersama AC Milan. Pelatih yang saat ini menggarap Everton itu sukses raih banyak piala, terhitung Liga Champions.

Ancelotti sukses menyembahkan gelar Community Shield , FA Cup dan Premier League pada musim pertama kalinya di Chelsea. Tetapi, Ancelotti tidak berhasil raih gelar pada musim selanjutnya.

Perolehan itu tidak lalu membuat Ancelotti dapat tahan lama di Stamford Bridge. Ancelotti dikeluarkan management Chelsea pada 2011.

Roberto Di Matteo

Roberto Di Matteo dipilih jadi pelatih sementara Chelsea pada 4 Maret 2012. Dia diamanahi pekerjaan itu sesudah pemberhentian Andre Villas-Boas.

Walau cuman dengan status sebagai pelatih sementara, Di Matteo sanggup memberi keberhasilan. Dia sukses memasangkan piala FA Cup dengan Liga Champions dalam sekejap.

Keberhasilan itu membuat Di Matteo diangkat sebagai pelatih masih pada musim selanjutnya. Tetapi, dia cuman bertahan sepanjang 8 bulan saat sebelum dikeluarkan oleh management Chelsea.

Rafael Benitez

Rafael Benitez mempunyai keberhasilan bersama Liverpool. Karena catatan riwayat itu, Benitez tidak memperoleh sambutan positif dari penggemar Chelsea.

Benitez dipilih sebagai pelatih Chelsea pada 2012 untuk gantikan Roberto Di Matteo yang dikeluarkan. Tetapi, dia bertahan di dalam perhitungan bulan saja di Stamford Bridge.

Walau demikian, Game Live Casino Benitez sukses menyembahkan piala Liga Europa dalam waktunya yang cepat. Disamping itu dia sukses memberi ticket ke Liga Champions selesai menolong Chelsea menempati urutan ke-3 di Premier League.

Inilah Pesepak Bola Yang Hebat Asal Spanyol yang Telah Pensiun di Liga Asia

Berita Pendek Online - Inilah Pesepak Bola Yang Hebat Asal Spanyol yang Telah Pensiun di Liga Asia, Meneruskan dan akhiri profesi sepak bola di Asia adalah opsi yang diambil beberapa pesepak bola hebat di Eropa. Pesepak bola hebat Eropa yang memilih untuk menggantung sepatu di Liga Asia salah satunya adalah, Fabio Cannavaro, Wesley Sneijder, Sandro Wagner dan David Trezeguet.

Inilah Pesepak Bola Yang Hebat Asal Spanyol yang Telah Pensiun di Liga Asia

Di bawah ini kami suguhkan daftar lima pesepak bola hebat asal negeri Matador yang putuskan pensiun di Liga Asia, cek this out!

Inilah Pesepak Bola Yang Hebat Asal Spanyol yang Telah Pensiun di Liga Asia

1. Luis Garcia

Nama yang pertama adalah Luis Garcia yang pernah jadi sisi dari tim juara Liverpool di Liga Champions 2005. Garcia pertama kalinya tiba untuk bermain di liga Asia di tahun 2014 untuk tergabung dengan Atletico Kolkata di India Super League.

Satu tahun berlalu Garcia sempat pernah menggantung sepatu bersama Atletico Kolkata di bulan Juli 2015. Tetapi Luis Garcia memilih untuk kembali bermain sebagai pesepak bola professional pada Januari 2016, dengan tergabung bersama Central Coast Mariners di Australia.

Tidak berlalu lama Luis Garcia pada akhirnya sah menggantung sepatu pada tengah musim 2016 bersama Central Coast Mariners. Sepanjang bermain di Asia Luis Garcia tak pernah sekalinya raih titel juara, karena Dia cuman bermain dalam sekejap di ke-2 club itu.

2. Carlos Marchena

Jadi sisi dari tim pokok Spanyol di Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, jadikan seorang Carlos Marchena benar-benar keren sebagai salah satunya bek unggulan tim nasional Spanyol. Sesudah pisah dengan Deportivo La Coruna pada tahun 2014, pada akhirnya Carlos Marchena memilih untuk landing di Kerala Blasters di tahun 2015.

Sama dengan Atletico Kolkata, Kerala Blasters adalah team yang dari India Super League. Tetapi sangat sayang profesi Marchena bersama Kerala Blasters cuman bertahan kurang dari enam bulan dengan 1 kali jumlah performa, sebelumnya terakhir Dia putuskan pensiun di club itu.

3. Xavi Hernandez

Sesudah habiskan 18 tahun meniti karier di Barcelona, Xavi Hernandez pada akhirnya memilih untuk berpindah ke Al Sadd di Liga Qatar di tahun 2015. Legenda tim nasional Spanyol dan Barcelona ini sukses jadi salah satunya pemain kunci untuk Al Sadd di Liga Qatar dan Liga Champions Asia.

Sepanjang 4 tahun bersama Al Sadd, keseluruhan 24 gol dan 28 assist sukses Xavi beri dari 90 kali performanya. Dengan performa canggihnya itu, Xavi sukses mendatangkan titel juara Liga Qatar untuk Al Sadd pada musim 2018/2019, sebelumnya terakhir memilih untuk menggantung sepatu pada tahun 2019 dan diangkat sebagai pelatih untuk team itu pada tahun yang serupa.

4. Fernando Torres

Salah satunya figur penting dari angkatan emas timnas Spanyol dalam raih 3 major trofi secara beruntun adalah Fernando Torres yang pensiun di Liga Asia. Torres pertama kalinya tiba di bulan Juli 2018 dari Atletico Madrid untuk tergabung bersama Sagan Tosu di Liga Jepang.

Kepindahnya Torres ke Sagan Tosu jadi sebuah surprise saat itu. Pasalnya Torres masih dipandang dapat berkompetisi di team-team Eropa atau di team kelas atas Major League Soccer di Amerika Serikat. Tetapi Torres cenderung pilih untuk bermain bersama Sagan Tosu di Liga Jepang.

Keseluruhan 7 gol dari 40 pertandingan sukses Torres beri untuk Sagan Tosu, sepanjang 2 musimnya meniti karier di Jepang. Sebelumnya terakhir Fernando Torres memilih untuk pensiun pada Agustus 2019 di usia 35 tahun.

5. David Villa

Tandem Fernando Torres di timnas Spanyol, David Villa jadi nama paling akhir dalam perincian ini. Di bulan Januari 2019, Villa tiba ke Vissel Kobe dari New York City dengan status free transfer. Di Vissel Kobe, Villa berjumpa kembali dengan bekas rekanan segrupnya dahulu kala di Barcelona, yaitu Andres Iniesta, Thomas Vermaelen dan Sergi Samper. Bersama ke-3 nya Villa sukses mendatangkan titel juara Japanese Cup 2019, sekalian jadi gelar terakhir kalinya sebelumnya terakhir Dia putuskan pensiun di bulan Februari 2019 di Vissel Kobe.